AL-HIKMAH


    Al-Hikmah Aceh


    SEJARAH BERDIRINYA PERGURUAN ALHIKMAH – ACEH

    Seni Jaga Diri ALHIKMAH di Aceh diperkenalkan sejak awal Februari 2007 lalu oleh Tuan Guru Fikri Al Muslim (Kiam Radja Muda), seorang Praktisi Tenaga Dalam dan Konsultan Spiritual dari Djagad Besemah Libagh – Semende Panjang, suatu kesatuan budaya dan nama suku besar di Sumatera Selatan yang memiliki hubungan sejarah dengan tanah Banten. Berdasarkan silsilahnya, Pembina Alhikmah-Aceh pertama ini masih bernasabkan Syech Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Djati), salah seorang Wali Sembilan (Walisongo) yang memiliki sejarah historis dengan Kerajaan Samudera Pasai, Aceh.

    Tuan Guru Fikri Al Muslim yang memiliki nama lengkap Kang Fekri Juliansyah dan bergelar Kiam Radja Muda ini adalah murid dari Raden Ahmad Hermana, Pendiri Yayasan Perguruan Insan Alhikmah Kota Pagaralam Sumatera Selatan. Raden Ahmad Hermana merupakan salah seorang murid langsung dari Abah KH.M.Syaki Abdussyukur, Guru Besar Alhikmah. Tuan Guru Fikri Al Muslim menimba ilmu Alhikmah pada Raden Ahmad Hermana pada tanggal 22 September 1994 atau 18 tahun sebelum ia resmi menjadi Guru (Pembina) Alhikmah Aceh.

    Sebenarnya. Niat untuk membuka Perguruan Alhikmah di Aceh sudah cukup lama. Maraknya kriminalitas menjelang Pemilukada Aceh di antaranya kasus penembakan yang tejadi di akhir tahun 2011 menggugah sosok yang akrab disapa dengan "Tuan Guru" ini untuk merekrut anggota (ikhwan) melalui Pelatihan dan Bimbingan Beladiri Islam.

    Beberapa ikhwan yang sudah lama menjadi ikhwan di Padepokan yang ia pimpin yakni Padepokan Bumi Serunting Sakti dikumpulkan seperti Bpk. Abdul Salam, Bpk. M Nasir Ab (Ahmad) dan Bpk. Jasman. Beberapa rekan lain pun dihubungi untuk mengadakan kegiatan zikir bersama dengan nama Majelis Dzikir Alhikmah-Aceh. Awalnya, kegiatan zikir dan latihan dilakukan di rumah kediaman Tuan Guru di bilangan Lamjamee, Banda Aceh kemudian berpindah ke Masjid Baiturrahim Ulee-Lheue. Di Masjid Baiturrahim ini muncul petunjuk untuk mengadakan rutinitas zikir bersama di Komplek Makam Syiah Kuala, Lamdingin Banda Aceh.

    Satu persatu ikhwan bergabung dengan Majelis Zikir Alhikmah dan ba’da zikir bersama dilanjutkan latihan beladiri tenaga dalam bersama di Pantai dekat komplek Makam Syiah Kuala.

    Untuk mewujudkan niat mengembangkan Ilmu Alhikmah di Aceh, tepat pada malam Jumat, tanggal 12 April 2012 Tuan Guru Fikri Al Muslim menghadap langsung KH.Iskandar HIS, Sang Guru Besar Alhikmah di Pasanggarahan Alhikmah, Cisoka, Tangerang Banten. Atas Restu dari Sang Guru Besar, maka pada tanggal 28 April 2012 bersamaan dengan peringatan Maulid akhir di Komplek Makam Syiah Kuala, diadakan syukuran atas berdirinya Perguruan Alhikmah Aceh. menjelang Milad ke-2 (2014) dinyatakan bahwa tanggal 12 April adalah HARI LAHIRNYA PERGURUAN AL HIKMAH ACEH.. Saat ini Perguruan Alhikmah Aceh memiliki murid (ikhwan) sekitar 750 orang dari berbagai lapisan. Sebagian besarnya berdomisili di Kota Banda Aceh.Saat ini, murid Perguruan Al Hikmah Aceh juga berkembang dan tersebar di beberapa kota di Indonesia dan luar negeri.

    Abah KH. Iskandar HMS (Guru Besar Al Hikmah) seusai pengajian bulanan 6 April 2014 di Cisoka -Banten menjelang Milad ke-2 Perguruan Al Hikmah Aceh. Dari kiri - Kanan : Rachmat Eka Syahputra (AH-9779 Perwakilan Jakarta) lahir tanggal 12 April 1985, Tuan Guru Fikri Al Muslim (Pendiri Perguruan Al Hikmah Aceh dan Formulator AH-9779), Ki Sholeh Al Hikmah (Ka.Kesekretariatan Perguruan Al Hikmah Aceh/AH-9779) lahir tanggal 12 April 1975

    Selain bertujuan mendidik jiwa tauhid khususnya bagi generasi muda, Perguruan Al Hikmah Aceh bertekad membantu tugas Kepolisian dalam memerangi kejahatan dan memberantas terorisme. Sesuai dengan kekhususan Aceh, perguruan Al Hikmah Aceh juga mendukung penerapan Syariat Islam di Aceh. Berdasarkan Anggaran Dasar Perguruan Alhikmah Aceh Pasal 5 dalam mewujudkan visi dan misi tersebut memiliki usaha:

    a. Mengadakan majelis zikir/majelis taklim

    b. Mengadakan pelatihan seni beladiri dan tenaga dalam Islam (moslem martial art)

    c. Mengadakan pelatihan pengobatan Islami bagi para anggota (ikhwan)

    d. Mengadakan pembinaan mental spiritual

    e. Menyediakan Jasa Konsultasi Spiritual dan pengobatan alternatif

    f. Menyediakan usaha lain yang berkaitan dengan eksistensi Perguruan Alhikmah- Aceh

    Untuk menjalin silaturrahim sesama ikhwan Alhikmah di Aceh, Perguruan ini menyelenggarakan kegiatan rutin majelis taklim dengan agenda tahlil, zikir dan wirid bersama setiap malam Jumat di Komplek Makam Syiah Kuala dan latihan setiap malam Minggu pukul 22.30 di Lapangan Blang Padang Banda Aceh.

    ALHIKMAH 9779
    Ada ciri khas menarik di Perguruan Alhikmah Aceh, dalam melatih para ikhwannya, Tuan Guru Fikri Al Muslim memformula dengan beragam metode pelatihan yang intinya memberi motivasi bagi para ikhwannya agar lebih memperdalam ilmu Alhikmah tanpa terpengaruh dengan 'show force" yang dipertunjukkan di berbagai perguruan tenaga dalam lainnya. "Memang Alhikmah, bukan tenaga dalam. Tetapi dalam latihan atau atraksi yang diperlihatkan adalah tenaga dalam yang merupakan nol koma sekian persen dari materi (content) Ilmu Alhikmah". Ilmu Alhikmah 99,99 persen lebih kepada pendalaman spiritual, karena ilmu Alhikmah sendiri merupakan Sirrullah (rahasia Allah) dan tergolong ilmu mau'nah (pertolongan ALLAH).

    Maksud kode 9779 menjadi misi melahirkan (target) 9779 ikhwan di berbagai daerah dan negara. Untuk itu diperlukan waktu sekira 9 Tahun dengan 7 Pembina (Guru) awal di bawah naungan Perguruan Alhikmah Aceh (karena Aceh memiliki kekhususan baik dari sisi aturan/qanun dan hukum yang berlaku maupun dari sisi historis penyebaran Islam di Nusantara). Memiliki 79 Cabang/Perwakilan selanjutnya memiliki 79 Perawat untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar di Bumi ALLAH tercinta ini.

    Secara Spiritual angka 9 (Sembilan) berarti angka tertinggi (maqom) dan sebagai simbol penyebaran Islam di Nusantara yang dibawa oleh Sembilan Wali (Walisongo). Angka 7 (Tujuh) bermakna Penciptaan Langit dan Bumi dengan 7 Lapis (tingkatan). Angka 7 dan 9 dalam mitologi budaya Djagad Besemah Libagh-Semende Panjang (asal daerah Tuan Guru Fikri Al Muslim) bermakna "7 (tujuh) Ganti 9 (Sembilan) Gilir", sebuah falsafah dalam melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah dan mengedepankan nilai ketauhidan.

    Angka 9779 dibaca dari sisi manapun tetap tak berubah, ini bermakna istiqomah. Angka 9 di awal dan 9 di akhir bermakna, Awwalu wa Akhiru.

    Angka 9779 dibangun oleh 4 (empat) angka . Ini senarai dengan hakikat Islam yang Harus dibangun melalui 4 pilar : Syareat, Tareqat, Hakikat dan Makrifat

    Karena itulah setiap "Pembina" atau "Guru" Alhikmah hendaklah (wajib) memahami dan ke-4 unsur tadi agar di dalam mensyiarkan agama ALLAH melalui Alhikmah tidak setengah-setengah, tidak sempit pengetahuan dan intinya menjadi pribadi yang arif dan bijaksana. Dalam pengembangan latihan, angka 9779 menunjuk pada 9 keilmuan : Agama (usul, fiqih, tasawwuf), metafisika, fisika, kimia, matematika, psikologi dan biologi yang diformula untuk lebih mengenal Ilmu Alhikmah.

    Ini sesuai dengan pengertian dari Ilmu Alhikmah:

    Kata ALHIKMAH berasal dari kata HAKAMA-YAHKUMU-HIKMATAN.
    ALHIKMAH artinya Ilmu pengetahuan, kebenaran, keadilan, kebijaksanaan, filsafat, perkataan yang sesuai, benar dan penuh kebaikan. Jadi Ilmu Ahikmah adalah ilmu yang hak, benar, yang diambil dari hikmah Asma Allah, hikmah ayat-ayat Al-quran dan doa-doa yang mustajab untuk mencapai keselamatan, kesejahteraan, kebahagiaan zhohir dan batin dunia akhirat dengan cara mendekatkan diri kepada ALLAH SWT (Taqorrub Ilallah) Pada Hakikatnya, Ilmu Alhikmah adalah: Sirrullah (Rahasia ALLAH)
    ILMU ALHIKMAH tergolong ILMU MA’UNAH (hanya diberikan ALLAH SWT kepada para hamba yang taat menjalankan perintah ALLAH SWT dan menjauhi larangan_NYA.

    Bila dijumlahkan, 9 + 7 + 7 + 9 = 32 maka 3 + 2 = 5 (Rukun Islam)
    Alhikmah itu maknanya menjalankan Islam
    ISLAM = Selamat (Dunia wal Akhirat)..

    Insya Allah..Aamiin

    # PERGURUAN SENI JAGADIRI (BELADIRI) ALHIKMAH - ACEH

    # PIMPINAN: KIAM RADJA MUDA (UST.FIKRI AL MUSLIM)

    # MARKAS BESAR ALHIKMAH-ACEH
    Alamat: Jl. T.Iskandar no.279 Lam Glumpang, Ulee Kareng_ Banda Aceh_ACEH-INDONESIA.